Kamis, 18 November 2021

All You Need Is Love (94)

 DARI MENJAUHI HIPOKRIT 
KE MENGETUK PINTU LANGIT (1)

Subagio S. Waluyo

Judul kumpulan tulisan ini terinspirasi oleh buku Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma karya Idrus. Meskipun demikian, kumpulan tulisan ini tidak terinspirasi untuk memuat entah itu novel, cerpen, atau esai seperti yang ditulis Idrus di awal-awal tahun `40-an. Memang, kumpulan tulisan ini banyak memuat cuplikan entah itu yang namanya diambil dari puisi, cerpen, novel, atau syair-syair lagu. Tetapi, penulis berusaha mengajak para pembaca untuk bisa membaca, memahami, dan menelaah nilai-nilai agama (dalam hal ini Islam). Bisa juga disebut cara mengapresiasi nilai-nilai Islam. Karena pembaca diajak untuk mengapresiasi nilai-nilai Islam, tentu saja penulis berusaha menulis dengan bahasa yang mudah dicerna. Pembaca tidak dijejali dengan teori-teori agama atau dalil-dalil agama seperti yang biasa orang pelajari ketika mempelajari ilmu-ilmu agama. Penulis lebih cenderung menyampaikan masalah-masalah aktual di seputar praktek kehidupan manusia (bahkan masyarakat sekalipun) dalam beragama. Penulis lebih cenderung menyampaikan bahwa banyak di antara kaum muslimin yang dalam beragama cenderung setengah-setengah meskipun sudah jelas-jelas bahwa Islam mengajak umatnya untuk memasuki Islam secara kaafah (menyeluruh) sebagaimana tertuang dalam Al-Qur`an (Surat Al-Baqarah:208). Agar tidak berpanjang kalam, silakan pembaca mengklik setiap judul berikut ini. Penulis mengucapkan terima kasih untuk anak penulis, Umair Shodiq, yang telah menyumbangkan gambar-gambar ilustrasi di beberapa tulisan. Semoga sumbangsih penulis yang sedikit ini menjadi amal baik penulis di yaumul akhir. Amin. 


Kamis, 28 Oktober 2021

MAHASISWA BICARA KORUPSI (1)

Subagio S. Waluyo (ed.)


Mahasiswa bicara soal korupsi bukan sebatas hanya minta pendapatnya tentang korupsi, tapi lebih jauh lagi mahasiswa juga perlu mengungkap berbagai tindak pidana korupsi (tipikor) dalam bentuk diskusi. Mereka (para mahasiswa) memang mendiskusikan berbagai tipikor yang melanda negeri ini dalam bentuk mempresentasikan temuan-temuannya pada kuliah online Pendidikan Antikorupsi (PAK). Data-data yang mereka peroleh tentang kasus-kasus tipikor, baik yang diperoleh dari media cetak maupun online memang masih jauh dari yang diharapkan. Semua kekurangan dalam penyajian data baru bisa diketahui setelah diadakan presentasi dan diskusi. Meskipun demikian sebagai langkah awal bahwa mereka memiliki kepedulian terhadap tipikor adalah langkah yang layak diacungkan jempol. Segala kelebihan dan kekurangan mereka dalam menyusun bahan presentasi dan kegagapan menjawab segala persoalan yang berkaitan dengan tipikor harus diterima dengan lapang dada. Yang penting mereka masih punya hati nurani dan kepedulian bahwa korupsi merupakan kejahatan yang layak untuk dilawan. Bahan-bahan presentasi yang disajikan berikut ini diharapkan banyak memberikan manfaat bagi siapapun yang masih punya kepedulian terhadap upaya-upaya pencegahan korupsi. Silakan diklik judul-judul bahan presentasi berikut ini.    

Kamis, 23 September 2021

All You Need Is Love (92)

Bahan Presentasi Bikinan Sendiri 

Subagio S. Waluyo

Bahan-bahan presentasi berikut ini sebagaimana terlihat pada judul di atas merupakan hasil kerja saya sendiri. Bahan-bahan tersebut lebih merupakan cuplikan entah dari buku, e-book, atau bahan presentasi yang pernah orang buat. Tentu saja sebagai bahan presentasi  hasil comot sana-sini tidak dijamin baik sekali. Tetapi, sebagai bahan pengayaan di saat orang belajar tentang pembangunan, misalnya, bisa dipelajari pokok-pokok pikiran Joseph E. Stiglitz yang di bahan presentasi diberi judul "Curhat Joseph E.Stiglitz tentang Pembangunan". Begitu juga ketika ingin tahu tentang Pendidikan Antikorupsi bisa dilihat dari intisari buku yang ditulis Tim dari Dikti, Kemendikbud; Pendidikan Antikorupsi untuk Perguruan Tinggi yang sengaja saya tulis judulnya "Namanya juga Korupsi (1-4)". Masih banyak lagi yang bisa disampaikan di sini yang kalau mau ditulis semuanya bisa-bisa lebih banyak cuap-cuapnya daripada bahan yang dipresentasikan. Silakan para kaum akademisi atau praktisi yang mau memanfaatkan bahan-bahan di bawah ini. Salam takzim dari saya penulis bahan presentasi yang apa adanya. Semoga bermanfaat.  

Minggu, 29 Agustus 2021

Kebahasaan dan Kesastraan (98)

 

TEKNIK PENULISAN KARYA ILMIAH (2)

Subagio S.Waluyo




Setiap mahasiswa sudah bisa dipastikan akan menyampaikan keluhannya manakala berhadapan dengan membuat tugas berupa paper atau karya tulis ilmiah. Semua itu berawal salah satu di antaranya lebih disebabkan oleh minat baca yang kurang. Jangankan untuk membaca buku atau jurnal-jurnal ilmiah, untuk membaca postingan di WA atau medsos saja kalau sudah cukup panjang (padahal postingan tersebut diharapkan memiliki nilai tambah atau menginspirasi) tidak akan dibaca sampai tuntas. Selain itu, banyak tenaga pendidik yang mengajarkan TPKI yang kurang dapat menyampaikan bahan kurang baik atau kurang memberikan ilustrasi dan latihan-latihan sehingga pembelajarannya dirasakan  kurang menarik dan menjemukan. Kehadiran buku-buku TPKI berikut ini diharapkan banyak membantu bukan saja para tenaga pendidik tapi juga para mahasiswa yang akan dan sedang belajar menulis karya tulis ilmiah. Salam takzim dari saya (Subagio S. Waluyo) penyedia buku-buku Teknik Penulisan Karya Ilmiah (1). Semoga bermanfaat.

  1. Buku Berpikir Kritis di Era Informasi
  2. Buku Pedoman Penulisan Karya Ilmiah: Skripsi-Tesis-Disertasi FEB UGM
  3. Buku Tesaurus Bahasa Indonesia-Pusat Bahasa
  4. Buku Seri Penyuluhan Bahasa Indonesia-Paragraf
  5. Buku Seri Penyuluhan Bahasa Indonesia-Kalimat
  6. Buku Seri Penyuluhan Bahasa Indonesia-Ejaan
  7. Buku Seri Penyuluhan Bahasa Indonesia-Pilihan Kata/Diksi
  8. Buku Pedoman Penulisan Karya Ilmiah-IPB
  9. Buku Betapa Mudah Menulis Karya Ilmiah
  10. Buku Penulisan Karya Tulis Ilmiah
  11. Buku Karya Tulis Ilmiah
  12. Buku Pedoman Penulisan Karya Ilmiah-UPI
  13. Buku Modul UT-Hakikat Karya Tulis Ilmiah

Sabtu, 28 Agustus 2021

Kebahasaan dan Kesastraaan (97)

 TEKNIK PENULISAN KARYA ILMIAH (1)

Subagio S. Waluyo (ed.)


Setiap mahasiswa sudah bisa dipastikan akan menyampaikan keluhannya manakala berhadapan dengan membuat tugas berupa paper atau karya tulis ilmiah. Semua itu berawal salah satu di antaranya lebih disebabkan oleh minat baca yang kurang. Jangankan untuk membaca buku atau jurnal-jurnal ilmiah, untuk membaca postingan di WA atau medsos saja kalau sudah cukup panjang (padahal postingan tersebut diharapkan memiliki nilai tambah atau menginspirasi) tidak akan dibaca sampai tuntas. Selain itu, banyak tenaga pendidik yang mengajarkan TPKI yang kurang dapat menyampaikan bahan kurang baik atau kurang memberikan ilustrasi dan latihan-latihan sehingga pembelajarannya dirasakan  kurang menarik dan menjemukan. Kehadiran bahan-bahan presentasi berikut ini diharapkan banyak membantu bukan saja para tenaga pendidik tapi juga para mahasiswa yang akan dan sedang belajar menulis karya tulis ilmiah. Salam takzim dari saya (Subagio S. Waluyo) penyedia bahan-bahan presentasi Teknik Penulisan Karya Ilmiah (1). Semoga bermanfaat.  

Rabu, 28 Juli 2021

All You Need Is Love (91)

 KADERISASI, KOMUNIKASI, DAN PARTISIPASI POLITIK KADER PARTAI KEADILAN SEJAHTERA DI KOTA BEKASI

Subagio S. Waluyo


Jagat politik di Indonesia sejak reformasi diwarnai kehadiran partai Islam yang memiliki keunikan ketika berkiprah di panggung politik. Siapa partai Islam itu? Siapa lagi kalau bukan Partai Keadilan Sejahtera (sebelumnya bernama Partai Keadilan). Ketika masih bernama Partai Keadilan (PK) perolehan suaranya jauh dari Electoral Threshold (ET). Bahkan, banyak lembaga survai dan para pakar politik yang memperkirakan PKS tidak akan lolos dari ET. Tapi, apa yang terjadi? Ternyata, kegigihan para kader PKS (di samping juga adanya pertolongan Allah SWT) bisa menjawab suara-suara miring itu dengan perolehan suara yang luar biasa. Bayangkan saja yang semula di masa PK hanya memperoleh 7 kursi di pusat, begitu ganti nama menjadi PKS memperoleh 45 kursi. Di Kota Bekasi pun terjadi hal yang sama. Yang semula hanya 2 kursi, ternyata bisa melejit menjadi 11 kursi. Bukankah ini sebuah fenomena menarik?   

Jumat, 25 Juni 2021

All You Need Is Love (90)

 

PENELITIAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

Subagio S.Waluyo (ed.)

” Hasil-hasil penelitian yang telah memenuhi arsip-arsip di perpustakaan harus diimplementasikan dalam bentuk pengabdian masyarakat (PM). Bikin kegiatan PM jangan cuma sekedar menyenangi orang sesaat (kuratif) tetapi membikin kesengsaraan berkepanjangan. Kegiatan-kegiatan kuratif harus disingkirkan. Sudah tidak layak lagi `orang-orang intelek` di kampus bikin kegiatan kuratif seperti bakti sosial sementara mempertontonkan kemewahan hidupnya di tengah-tengah masyarakat duafa. Sudah saatnya `orang-orang intelek` di kampus juga mengintelekkan masyarakat sekitarnya. Sudah saatnya `orang-orang intelek` di kampus melihat dengan mata kepala sendiri tentang kenyataan hidup bangsanya  yang jauh dari kecukupan hidup. Mereka (`orang-orang intelek` yang ada di kampus) harus bisa melihat dunia masyarakat yang bertentangan dengan dunia kampus. Mereka harus punya pandangan heterogen karena selama ini pandangan mereka cenderung homogen. Selain itu, mereka harus benar-benar mau bersentuhan dengan kondisi kehidupan masyarakat yang kompleks permasalahannya. Jadi, mata mereka harus benar-benar melek melihat permasalahan dunia masyarakat yang ada di sekitarnya. Mereka tidak bisa bertahan dengan masalahan dunia kampus yang permasalahannya cenderung dalam bentuk model atau teori. `Orang-orang intelek` dari kampus coba terapkan teori yang dimilikinya untuk memecahkan permasalahan yang ada di masyarakat. Sanggup tidak dengan teorinya itu memecahkan berbagai permasalahan di masyarakat? Ini sebuah tantangan bagi kalangan akademis untuk menyelamatkan masalah-masalah sosial yang semakin hari semakin menumpuk. Berikut ini ada bahan-bahan hasil penelitian yang siap untuk dikembangkan memecahkan masalah-masalah sosial. Silakan dibaca dan dipelajari. Salam dari pecinta pemberdayaan masyarakat (Subagio S.Waluyo)”

  1. Penelitian tentang Profil dan Pemetaan Potensi Masyarakat
  2. Efektivitas Kebijakan Publik Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dalam Pengembangan Potensi Lokal
  3. Implementasi Kebijakan Pengembangan Kota Terpadu Mandiri Labangka
  4. Laporan Pemetaan Sosial Desa Beringin Agung Tahun 2017
  5. Analisis Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat melalui Program Kawasan Home Industry Unggulan
  6. Pemberdayaan Masyarakat Desa dalam Upaya Peningkatan Kesejahteraan Keluarga
  7. Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDES)
  8. Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Anggaran Dana Desa (ADD)
  9. Pemberdayaan Masyarakat pada Program Pembiayaan Mikro 
  10. Pemberdayaan Masyarakat untuk Kemandirian Ekonomi melalui Kelompok Swadaya Masyarakat
  11. Proses Pemberdayaan Masyarakat melalui Usaha Pembuatan Tempe
  12. Studi Pemetaan Sosial dan Penyusunan CSR 
  13. Strategi Pemberdayaan Masyarakat dalam Program CSR 
  14. Strategi  Pemberdayaan Masyarakat melalui Dana Desa sebagai Upaya Pengentasan Kemiskinan
  15. Tingkat Keberlanjutan PNPM Pinjaman Bergulir

Bahasa dan Sastra (259)

  `Wong Gemblung` dan `Psikopat` Subagio S. Waluyo            “Pak wong gemblung boleh tidak puasa kan?” “Ya, kamu boleh tidak berpuasa. A...