NGIBUL
Ingat
kata `ngibul` ingat film komedi yang dimainkan mendiang Benyamin Suaib; Benyamin Tukang Ngibul. Di film yang
sebenarnya penuh dengan sindiran (satire) itu Benny (Benyamin) nekad datang ke
Jakarta. Dia nekad bermain judi sampai ludes duitnya di meja judi. Dengan uang
yang tersisa, dia nekad menggandakan uangnya dengan cara apapun termasuk dia
nekad jualan obat. Cara-cara Benny menggandakan uangnya tentu saja dengan cara `ngibul`.
Kalau ada pepatah yang mengatakan: `sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya
akan jatuh juga` Benny juga mengalami hal yang sama. Sepintar-pintarnya dia `ngibul`
akhirnya harus berhadapan dengan amukan massa yang merasa dikibuli oleh
ulahnya.






