Sekilas tentang Manusia

Masalah manusia adalah masalah yang tidak pernah selesai-selesainya untuk dibicarakan karena objek yang dibicarakan adalah juga subjek yang membicarakannya (Karisma, 1985:iii). Dengan kata lain, baik yang dibicarakan maupun yang membicarakannya adalah sama, yaitu manusia itu sendiri. Di sisi lain, membicarakan manusia adalah membicarakan makhluk Tuhan yang unik. Ia dikatakan unik karena khusus makhluk Tuhan yang satu ini memang dikaruniakan Tuhan dengan memiliki banyak kelebihan bila dibandingkan dengan makhluk-makhluk Tuhan yang lain di dunia ini. Manusia dikatakan makhluk unik karena hanya manusia di muka bumi ini yang mempersoalkan problematika kehidupannya. Problematika kehidupan manusia sepanjang zaman di antaranya menyangkut tentang posisinya dalam papan catur kehidupan, posisinya terhadap alam dan Tuhannya, batas kehidupannya, yang harus dilakukan kepada sesamanya, tujuan diciptakannya manusia, hak dan kewajibannya setelah diciptakannya, dan keberadaan manusia sesudah mati. Problematika itulah yang pada akhirnya melahirkan berbagai pandangan, aliran filsafat, aliran kepercayaan, dan agama. Semua orang yang terlibat di dalamnya – yang berangkat dari berbagai sisi tersebut – berusaha memberikan jawaban terhadap problema tersebut. Sebelum kita menjawab berbagai problematika kehidupan manusia yang selalu ada di sepanjang zaman, ada baiknya kita mendefinisikan dulu pengertian manusia. Apa itu manusia? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, coba kita simak puisi Chairil Anwar berikut ini.