IMPLEMENTASI SYAHWAT POLITIK
Subagio S.Waluyo
/1/
Dimaksudkan dengan syahwat politik ialah seorang pemimpin yang masih punya ambisi atau keinginan berkuasa, boleh juga, mempertahankan kekuasaannya meskipun untuk itu harus melakukan berbagai cara baik cara yang legal maupun ilegal (tidak lazim). Orang yang masih punya ambisi untuk berkuasa boleh-boleh saja asal selama ini orang seperti itu tidak pernah bikin permasalahan yang merugikan negara atau rakyat yang dipimpinnya. Selama dia jadi pemimpin di suatu daerah atau negara sekalipun, kondisi daerah atau negaranya semakin baik. Indikasi dari semakin baiknya kondisi negara atau daerah yang dipimpinnya salah satunya adalah negara atau daerah yang dia pimpin tidak mengalami kebangkrutan. Negara atau daerah yang dia pimpin tidak memiliki beban moral untuk membayar hutang karena hutang-hutangnya telah terlunasi. Selain itu, ini yang lebih penting, rakyat yang dia pimpin semakin sejahtera. Indikasi kalau rakyatnya sejahtera, mereka cukup sandang, pangan, dan papan. Mereka tidak ada masalah dengan masalah ekonomi. Begitu juga dengan masalah kesehatan, mereka benar-benar tergolong sehat wal afiat karena negara atau daerah telah menjamin sepenuhnya biaya-biaya kesehatan. Dalam hal pendidikan tidak ada satu pun warganya yang putus sekolah di tengah jalan karena biaya pendidikan sepenuhnya ditanggung oleh negara atau daerah. Cukup itu saja. Jadi, tidak perlu rumit-rumit untuk menilai bahwa dia pemimpin yang berhasil.




