Rendah Diri-Rendah Hati
Subagio S. Waluyo
Kamus
Besar Bahasa Indonesia (KBBI) ketika membuat definisi `rendah diri` dan `rendah
hati` terlihat adanya perbedaan yang jelas. Di KBBI tercantum frase `rendah
diri`: `hal (sifat) diri`; `merasa dirinya kurang`. Sementara frase `rendah
hati`: hal (sifat) rendah hati, tidak sombong atau `tidak angkuh`. Tetapi,
ketika kedua frase tersebut diberikan imbuhan me-kan sehingga menjadi `merendahkan diri` dan `merendahkan hati`
mempunyai makna yang sama, yaitu `menjadikan diri tidak sombong`; `tidak
congkak`; `tidak angkuh` (KBBI,1999:833). Lho, kok, bisa sama ya? Bukankah
seharusnya dibedakan. Untuk frase `merendahkan hati` memang bisa diterima
pengertian tersebut. Lha, kalau frase `merendahkan diri` bukankah lebih baik didefinisikan
sebagai `menjadikan dirinya merasa kurang`?





