Selasa, 21 Januari 2020

All You Need Is Love (60)



DIMULAI DARI PERUBAHAN

Subagio S. Waluyo

(https://images.app.goo.gl/n2zGc6di8g4wpEwQ9) 

“Dunia ini ibarat bayangan. Kalau kau berusaha menangkapnya, ia akan lari. Tapi kalau kau membelakanginya, ia tak punya pilihan selain mengikutimu.” - Ibnu Qayyim Al Jauziyyah

“Keluarga sakinah bukan keluarga yang tanpa masalah, tapi mereka terampil mengelola konflik menjadi buah yang penuh hikmah.” - Abdullah Gymnastiar

(https://www.liputan6.com/ramadan/read/3989189/22-kata-kata-mutiara-islam-tentang-kehidupan-agar-lebih-bersyukur)

Jumat, 10 Januari 2020

Kebahasaan dan Kesastraan (53)



LEBARAN TAHUN INI SEPI

Subagio S. Waluyo


"Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik."
(QS. al-Isra’ : 23).

Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: "Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri".

(QS Al-Ahqaf: 15)

Senin, 06 Januari 2020

All You Need Is Love (59)


MANAJEMEN BERSIH LINGKUNGAN


Subagio S. Waluyo




Nepotisme: Pejabat pemerintah mengangkat saudaranya yang tidak kompeten dan punya kualifikasi menjadi pegawai
di lingkungan kantornya.

Patronase: Partai politik memenangkan pemilihan umum kemudian memerintah dan mencopot semua pegawai yang mendukung oposisi dan menggantinya dengan orang-orang yang mendukung
partai tersebut.

Konflik Kepentingan: Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat punya saham di perusahaan tambang dan mendesakkan undang-undang yang memberi konsesi pajak bagi perusahaan tersebut.

(B. Herry Priyono, Korupsi: Melacak Arti, Menyimak Implikasi, 2018:27)

Minggu, 05 Januari 2020

All You Need Is Love (58)

KADO OBLADI-OBLADA

Subagio S.Waluyo



Telah nampak kerusakan di darat dan di lautan akibat perbuatan tangan (maksiat)[1] manusia, supaya Allâh merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar) [Ar-Rûm/30:41]

Dan bila dikatakan kepada mereka, “Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi !” Mereka menjawab, “Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan” Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar (Al-Baqarah/2:11-12).

Jumat, 20 Desember 2019

All You Need Is Love (57)

SATIRE YANG SARKASME

Subagio S. Waluyo


“Pak, Sulam mati tergilas truk di batas kota Jatilawang.”
Bisa jadi tukang beca itu masih berkata banyak. Namun kalimat pertamanya yang kudengar sudah cukup. Aku tak ingin mendengar ceritanya lebih jauh. Aku malu, perih. Demikian malu sehingga aku tak berani menjenguk mayat Sulam di Jatilawang meski istriku berkali-kali menyuruhku ke sana. Sulam telah menyindirku dengan cara yang paling sarkastik sehingga aku mengerti bahwa diriku sama sekali tidak lebih baik daripadanya. Atau memang demikianlah keadaan yang sesungguhnya. Karena dalam hati sejak lama aku percaya, setiap hari Tuhan tak pernah jauh dari diri Sulam. Dan aku konon telah mencoba bersuci jiwa hampir sebulan lamanya, malah menampik permintaan Sulam yang terakhir. Padahal sungguh aku mampu memberikannya.

(Cerpen “Wangon-Jatilawang”/Ahmad Tohari)

Jumat, 13 Desember 2019

All You Need Is Love (56)

PEMBODOHAN

Subagio S. Waluyo


di The New York Review, 27 Agustus 1992, William Pfaff       
          menulis:
          menolong warga yang terperangkap
tanpa menghentikan pengepungan itu sendiri
sama halnya dengan menolong korban hari ini
          untuk dibiarkan mati esok hari
          Mengevakuasi warga sipil dan tawanan
dari wilayah yang terkena "pembersihan etnis"
 sama saja dengan membantu Serbia mengusir orang Bosnia
 atas biaya dunia internasional

          Pendek kata, pemerintah Barat hanya berusaha mencari jalan
          untuk memuaskan opini masyarakat yang berang
          sambil menghindari isu-isu serius dalam krisis ini.

          Paris, London, dan Washington
          bukan berusaha mencegah atau menyetop agresi,
          melainkan mencari jalan untuk menyelamatkan muka sendiri

          (Majalah Tempo 17 Oktober 1992)

Selasa, 10 Desember 2019

All You Need Is Love (55)


PEMBELAJARAN AKTIF YANG TERABAIKAN

Subagio S. Waluyo


Pembelajaran konvensional (pembelajaran tradisional, pembelajaran pasif) cenderung menganggap peserta didik sebagai reseptor informasi yang pasif dan tidak berpartisipasi dalam proses pembelajarannya. Pada pembelajaran tradisional metode pedagogi atau andragogi yang digunakan umumnya meliputi kuliah mimbar, mencatat kuliah, dan menghafalkan informasi yang diperoleh dari perkuliahan untuk menghadapi ujian.
 (MacLellan dan Soden:2008).

Bahasa dan Sastra (259)

  `Wong Gemblung` dan `Psikopat` Subagio S. Waluyo            “Pak wong gemblung boleh tidak puasa kan?” “Ya, kamu boleh tidak berpuasa. A...