ALBUM
“SGT. PEPPER`S LONELY HEART CLUB BAND”
SEBAGAI
PRODUK BUDAYA UNGGUL NEGARA MAJU
Subagio
S Waluyo
/I/
Penerjemah buku Tarikh Khulafa, Samson Rahman, dalam Kata Pengantarnya menulis:
”Hanya mereka
yang pernah melakukan pekerjaan yang
agung dan besarlah yang berhak untuk dicantumkan dalam sejarah. Hanya mereka
yang mampu mengubah arah mata angin pikiran dan pola pikir manusialah yang
patut mendapatkan lisensi untuk ditorehkan dalam sejarah. Manusia-manusia yang
memiliki karakter, integritas dan `bobot` (mereka yang mampu mengopotimalkan
potensi diri yang ada pada dirinya untuk mengubah dunia) sebagaimana manusialah
yang pantas untuk ditorehkan dalam sejarah.”
(Imam suyuthi,
2010:ix)
Dalam dunia tarik suara di negara-negara
maju, siapakah yang layak dicantumkan atau ditorehkan dalam sejarah yang pernah
melakukan pekerjaan yang agung dan besar?
Siapakah yang mampu mengubah arah mata angin pikiran dan pola pikir
manusia? Siapa pula yang memiliki karakter, integritas, dan mampu
mengoptimalkan potensi diri yang ada pada dirinya sehingga mampu mengubah
dunia? Jawabannya hanya satu: The Beatles.
Mengapa hanya empat anak muda Liverpool dari Britania Raya yang di awal-awal
penampilannya berambut poni yang bermain musik dengan alat seadanya? Apakah
tidak ada grup band yang lain selain mereka?





