Pembangunan
Berkelanjutan?...Gagal!...Gagal! (3)
Subagio S. Waluyo
PB
membutuhkan pengawasan. Pelaksanaan Pengawasan dilakukan bukan hanya oleh para
birokrat. `Orang-orang pintar` dari PT
juga bisa dilibatkan dalam pengawasan pelaksanaan PB. Bentuk pengawasan dari `orang-orang
pintar` atau `makhluk akademis` itu berupa kerja-kerja P3M. Jadi, sah-sah saja
penelitian yang dilakukan calon sarjana (S1) walaupun hanya sebuah skripsi yang
penelitiannya tentang pelaksanaan musyawarah perencanaan pembangunan di sebuah
tempat yang di peta tidak ada (karena tempat itu benar-benar pelosok hutan)
didiskusikan. Kemudian, ditindaklanjuti dalam bentuk kerja-kerja
pengabdian masyarakat. Salah satu bentuk
kegiatan yang konkrit membuat program kerja desa binaan di desa pelosok hutan
itu. Ini pekerjaan menarik `kan? Kita yakin, kalau dosen-dosennya masih
tergolong orang-orang yang sadar dan mau terlibat plus tidak mata duitan (`ngga
matre`), pasti menyambutnya dengan antusias.





