SEGALANYA TENTANG PUISI (5)
Subagio S.Waluyo
D.
Pigura Bahasa
Pembicaraan tentang pigura bahasa atau bahasa figuratif dibagi dalam dua bagian besar, yaitu metafor dan simile. Untuk metafor sudah dijelaskan dan diuraikan di muka secara panjang lebar. Sekarang kita hanya menguraikan tentang simile saja.
Anda pernah
mendengar ungkapan-ungkapan seperti: bagai kerbau dicocok hidung, seperti telur
di ujung tanduk, dan laksana air di daun talas. Ungkapan-ungkapan itu
menunjukkan suatu pemisalan. Sering untuk mengatakan ungkapan digunakan
kata-kata bagai, bagaikan, sebagai, seperti, laksana, dan bak. Simile biasanya
dinyatakan dengan memakai kata-kata tersebut. Oleh karena itu, bisa dikatakan
simile ialah gaya pernyataan dengan membandingkan dua objek atau dua hal yang
tidak sama.






