TEKNIK PENULISAN
LAPORAN
Subagio S.Waluyo
Pendahuluan
Selama ini kita selalu beranggapan
bahwa sebuah kegiatan dianggap selesai meskipun tidak ada laporan kegiatan
secara tertulis. Laporan kegiatan cukup secara lisan saja tidak perlu tertulis.
Kita tidak usah bersusah payah membuat
laporan tertulis karena setiap laporan yang dibuat pada akhirnya akan tersimpan
saja di arsip tanpa dievaluasi. Di samping itu, ini yang masih merupakan budaya
buruk kita selama ini, Ketrampilan menulis lebih merupakan kelemahan kita untuk
menuangkan buah pikiran kita ke dalam bentuk tulisan sehingga kita lebih
terbiasa melaporkan secara lisan daripada tertulis. Namun, apakah anggapan kita
yang demikian sudah benar ?






